Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 September 2009

Oral Seks yang Disukai Perempuan

Diposting oleh Blogger di 10.06 0 komentar

Umumnya perempuan suka bila pasangannya memberikan layanan oral seks. Namun layanan seperti apa yang menyenangkan hati perempuan?

Banyak perempuan malu dengan bentuk tubuh mereka. Meski mereka memiliki tubuh terindah di dunia, tetap saja mereka khawatir pasangannya tidak suka dengan bentuk tubuhnya. Oleh karena itu, pujilah bentuk tubuhnya, dan biarkanlah tubuh Anda berada di antara kedua kakinya.

Bentuk Mrs V memang beraneka rupa. Berilah bentuk penghargaan dengan mengucapkan secara lisan bahwa Anda menyukai bentuk Mrs V yang ia miliki. Ini akan membuat perempuan merasa spesial.

Setelah memperhatikan bentuk Mrs V, tarik dengan lembut bibir-bibir kemaluannya. Renggangkan. Lihat bibir bagian dalamnya. Berikan jilatan, hingga kemudian menyentuh klitorisnya.
Kapanpun Anda menyentuh Mrs V, yakinkan jari Anda dalam keadaan basah. Jika jari Anda kering, maka ini akan menyakitkannya.

Bagian dalam dari paha perempuan adalah titik paling lembut. Jilati, ciumi, buat tanda dengan bekas lidah Anda. Bergeraklah dengan agresif sambil mendekati klitorisnya. Hanyutlah bersamanya. Buat dia mengharapkan Anda akan melakukan oral seks terbaik.

Kembali Anda lihat, apakah klitorisnya telah menjadi cukup keras untuk menyingkirkan penutupnya. Jika sudah, mainkan lidah Anda. Bila belum, godalah kulit yang menutupinya. Lakukan dengan cepat.

Saat Anda merasa dia mulai menjurus orgasme, buat bibir Anda dalam bentuk O. Masukkan klitorisnya ke dalam mulut Anda, sambil menghisap dengan lembut.

Jika dia bisa menahan orgasme, mulailah menghisap dengan lebih keras. Jika dia menyukainya. Hisap lebih keras lagi. Jika ia menaikkan pinggulnya, maka pertahankan posisi mulut Anda. Jangan dilepas, karena pasangan Anda tidak menginginkannya.
Sebagai variasi, kegiatan oral ini bisa pula Anda lakukan sambil memasukkan jari ke dalam Mrs V. Tetapi, sekali lagi, pastikan bahwa jari Anda dalam keadaan basah. Kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan aktivitas mulut Anda.

Selama melakukan praktek oral ini, sebagaian besar pria berhenti terlalu cepat, lalu meminta pasangannya bergantian memberikan layanan oral ini. Hal ini terkadang menyebalkan perempuan, terutama bila ia belum mencapai orgasme klitoris

Senin, 10 Agustus 2009

Penis Tidak Bisa Dikendalikan

Diposting oleh Blogger di 17.31 0 komentar

Sebagai salah satu organ vital, "barang" pria yang satu ini memang selalu menarik untuk diulik. Sayangnya, dalam beberapa hal, sang pemilik, alias para pria, sering tahu bagaimana atau mengapa suatu hal bisa terjadi pada "junior"-nya.

Tentu Anda masih ingat ketika gairah meluap-luap terkadang junior tetap saja terlelap. Ini karena tidak semua bagian tubuh bisa kita kendalikan, termasuk "si junior".

Penis memang tidak seperti tangan atau kaki yang bisa kita kendalikan. Penis hanya menjawab perintah dari pusat saraf yang tidak selalu berada di bawah kontrol sadar kita. Penis berada di bawah sistem saraf otonom, yang juga mengatur detak jantung dan tekanan darah.

Saat tertidur, penis sering kali mengalami ereksi. Hal ini bukan karena Anda sedang bermimpi erotis karena faktanya, meski Anda mimpi diomeli si bos, "si pedang panjang" tetap terbangun. Ternyata sebabnya adalah karena adanya dorongan dari otak.

Olahraga angkat beban atau ketegangan yang membuat pergerakan perut juga bisa menyebabkan junior terbangun.

Kalau si Mr.Happy bisa bangun tanpa perintah Anda, ia pun bisa loyo semaunya. "Penis juga bisa mengecil, terutama akibat udara dingin. Ini karena fungsi ini berada di bawah kendali sistem saraf simpatetik," kata Drogo Montague, MD, ahli urologi dari Cleveland Clinic, AS.

Reaksi stres psikologis juga menyertakan sistem saraf simpatetik dan stres punya pengaruh yang sama terhadap penis, seperti halnya udara dingin. Hal itu dikatakan Montague. Saat Anda merasa rileks dan sedang tanpa beban, penis bisa terlihat lebih besar dibanding saat sedang stres. Dengan kata lain, penis bisa menjadi barometer dari sistem saraf simpatetik.